Kabarina – Gubernur Jambi Al Haris menghadiri prosesi Wisuda XLIV Politeknik STIA LAN Bandung, Sabtu (3/10/2026), di Kota Bandung, Jawa Barat. Kehadiran Al Haris dalam momentum akademik tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan almamater yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya.
Al Haris merupakan alumni S1 STIA LAN Bandung, Jurusan Ilmu Administrasi, angkatan 2000/2001. Ia mengaku bangga pernah menimba ilmu sekaligus mengembangkan kompetensi di kampus tersebut.
“Saya bangga sebagai alumni LAN selama menimba ilmu dan kompetensi di sini. Alumni harus mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa,” ungkap Al Haris.
Menurut Al Haris, dunia kerja saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Persaingan global menuntut setiap individu, baik aparatur sipil negara maupun pekerja di sektor swasta, untuk terus meningkatkan kemampuan dan kualitas diri.
Ia menilai kompetensi, keterampilan atau skill, serta sikap dan etika atau attitude menjadi modal penting agar seseorang mampu beradaptasi, bersaing, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
“Kita harus mempunyai kompetensi di lapangan. Saat ini persaingan global luar biasa menjadi tantangan. Oleh karena itu, saya kira aparatur sipil ataupun swasta harus memiliki kompetensi yang lebih, dengan skill dan attitude yang luar biasa, sehingga berani tampil dan memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Lebih jauh, Al Haris menilai Politeknik STIA LAN memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang pemerintahan dan administrasi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan nasional.
“LAN menyiapkan orang-orang yang akan mewarisi estafet negeri ini ke depannya lewat kemampuan mengelola pemerintahan dan administrasi yang baik,” tutur Gubernur Jambi dua periode tersebut.
Ia berharap para alumni tidak berhenti pada pencapaian akademik semata. Ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan, kata Al Haris, harus diwujudkan dalam kerja nyata ketika kembali ke tengah masyarakat.
Terlebih bagi mereka yang berkecimpung dalam pelayanan publik, Al Haris menekankan pentingnya integritas, profesionalisme dan komitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar para alumni senantiasa menghindari praktik pungutan liar serta memastikan setiap proses pelayanan berlangsung cepat, terukur dan berkualitas.
“Tentu kontribusi semua alumni kita ini ketika bekerja adalah melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh. Jangan ada pungli, percepat proses layanan dengan terukur dan berkualitas,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Al Haris turut didampingi Sekwan Arif Budiman, Kepala BPKAD Agus Pirngadi, Kepala Dinas Kimpraswil Nasrul, Kepala Dinas Kominfo Ariansyah, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Wildan, Kepala Biro Pemerintahan Luthfiah, Kepala Biro Hukum Ali Zaini, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Tanul, serta sejumlah pejabat eselon III yang merupakan alumni STIA LAN.(*)



