Kabarina – Perumda Tirta Mayang Kota Jambi kembali melaksanakan pemeliharaan terjadwal dengan melakukan pengurasan unit sedimentasi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Aurduri 2 dan IPA Aurduri 4 pada Selasa (28/7/2026) pukul 20.00 WIB hingga Rabu (29/7/2026) pukul 03.00 WIB.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas air produksi di tengah meningkatnya tingkat kekeruhan air baku Sungai Batanghari yang dipengaruhi kondisi alam. Pengurasan sedimentasi merupakan bagian dari perawatan rutin agar proses pengolahan air tetap berjalan optimal dan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap sesuai standar.
Selama proses pekerjaan berlangsung, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah diperkirakan mengalami penurunan debit sekitar 50 persen selama kurang lebih tujuh jam. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Telanaipura, yakni Kelurahan Penyengat Rendah, Simpang IV Sipin, Buluran Kenali, Teluk Kenali, dan Pematang Sulur. Sementara di Kecamatan Alam Barajo mencakup Kelurahan Kenali Besar, Mayang Mangurai, Rawasari, Beliung, dan Simpang Rimbo.
Manajemen Perumda Tirta Mayang menjelaskan, setelah pekerjaan selesai, proses normalisasi distribusi air akan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan kembali normal dalam waktu maksimal 1 x 24 jam.
Untuk mengantisipasi berkurangnya pasokan air selama pekerjaan berlangsung, pelanggan diimbau menampung air secukupnya sebelum pengurasan dimulai. Imbauan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama proses pemeliharaan berlangsung.
Perumda Tirta Mayang juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dialami pelanggan. Menurut manajemen, pemeliharaan berkala ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan dan memastikan air minum yang diterima masyarakat Kota Jambi tetap memenuhi standar mutu.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi layanan informasi Perumda Tirta Mayang melalui WhatsApp di nomor 0821-2121-9692.(*)



