Kabarina – Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, angkat bicara menanggapi sorotan terkait tidak terlaksananya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi tahun 2026 serta anggapan mengenai minimnya kehadiran unsur olahraga dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 yang dirangkaikan dengan HUT KONI ke-88.

Mat Sanusi menegaskan, keputusan tidak menggelar Porprov pada 2026 bukanlah keputusan sepihak KONI Provinsi Jambi. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama melalui musyawarah yang melibatkan jajaran pengurus KONI Provinsi Jambi, KONI kabupaten/kota serta para ketua cabang olahraga (cabor).

Ia menyebut, dalam musyawarah tersebut telah disepakati bahwa Porprov Jambi akan dilaksanakan pada 2027. Salah satu pertimbangan utama yang menjadi pembahasan adalah kondisi dan keterbatasan anggaran.

“Ini kan sudah hasil kesepakatan bersama dalam musyawarah dengan pengurus KONI, Ketua KONI kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, Pengurus Cabor bahwa Porprov akan dilaksanakan nanti di 2027,” ujar Mat Sanusi Jum’at(18/09/2026)

Penegasan tersebut sekaligus menjadi jawaban Mat Sanusi atas munculnya pertanyaan mengenai alasan Porprov Jambi tidak digelar tahun ini. Ia memastikan bahwa agenda olahraga tingkat provinsi tersebut tetap memiliki arah pelaksanaan, hanya saja waktunya disepakati untuk digeser ke tahun berikutnya. Ia juga menyampaikan saat ini jajaran pengurus KONI Provinsi, pegurus KONI Kabupaten/Kota dan Cabor tetap solid demi kemajuan Olahraga Provinsi Jambi.

Bagi Mat Sanusi, keputusan tersebut merupakan bagian dari hasil pembahasan bersama dengan unsur olahraga di Provinsi Jambi. Karena itu, ia menilai persoalan Porprov perlu dilihat berdasarkan proses musyawarah yang telah dilakukan, termasuk berbagai pertimbangan yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

Sorotan terhadap KONI Jambi juga muncul menyusul pelaksanaan Haornas ke-43 sekaligus HUT KONI ke-88 di Lapangan KONI Jambi. Kegiatan tersebut sempat dinilai tidak seramai yang diharapkan karena disebut tidak seluruh unsur organisasi hadir dalam kegiatan.

Namun, Mat Sanusi secara tegas membantah anggapan tersebut. Ia mengatakan kegiatan justru berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur olahraga.

“Ramai kok, makanya hadir ke lapangan. Ada sekitar 750 peserta yang meramaikan acara tersebut, Pengurus KONI Provinsi Jambi, pengurus KONI kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, pengurus cabor dan para atlet kita banyak yang ikut meramaikan Haornas ke-43 dan HUT KONI ke-88,” katanya.

Mat Sanusi juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari jajaran KONI Pusat. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari gambaran bahwa kegiatan olahraga yang digelar KONI Jambi tetap mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.

“Walaupun Porprov ditunda, KONI Jambi tetap melaksanakan pembinaan atlet untuk menghadapi Pra-PON/BK PON tahun 2027. Salah satunya melalui program Pelatda Berjalan yang telah diluncurkan bertepatan dengan peringatan Haornas dan HUT KONI,” ungkap Mat Sanusi.

Di tengah berbagai sorotan yang muncul, Mat Sanusi menegaskan bahwa KONI Jambi tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan pembinaan olahraga prestasi. Tidak digelarnya Porprov pada 2026, kata dia, tidak berarti pembinaan atlet berhenti.

Pembinaan atlet, peningkatan kapasitas pelatih serta persiapan menghadapi berbagai kejuaraan tetap menjadi bagian penting dari agenda olahraga Jambi. Seluruh program tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan persiapan menuju Porprov 2027.

Dengan penjelasan tersebut, Mat Sanusi menegaskan bahwa keputusan terkait Porprov 2026 telah melalui proses musyawarah bersama, sementara kegiatan Haornas dan HUT KONI ke-88 menurutnya juga berlangsung dengan partisipasi yang cukup besar.

Kini, perhatian diarahkan pada kesiapan KONI Jambi menghadapi 2027. Tahun tersebut akan menjadi momentum untuk membuktikan hasil konsolidasi organisasi sekaligus memastikan atlet, pelatih dan seluruh cabang olahraga memiliki ruang kompetisi yang terencana dalam rangka memperkuat prestasi olahraga Provinsi Jambi.(*)