Kabarina – Ketua PBPI Provinsi Jambi, Ramos Hutabarat, akhirnya menggunakan hak jawab terkait informasi yang berkembang mengenai standar lapangan padel di Provinsi Jambi.

Terkait pemberitaan yang beredar Ramos Hutabarat menggunakan hak jawab terkait standar resmi lapangan padel, Ramos menegaskan, yang dimaksud dalam pernyataanya PBPI Provinsi Jambi bukan berarti hanya terdapat dua lapangan padel yang memiliki standar atau layak digunakan. Namun, hanya terdapat dua lapangan yang menurutnya memenuhi standar untuk penyelenggaraan event resmi PBPI di Provinsi Jambi.

“Kami menggunakan hak jawab. Yang dimaksud PBPI Provinsi Jambi bukan hanya ada dua lapangan yang berstandar resmi. Akan tetapi, lapangan yang mempunyai standar untuk event resmi PBPI itu hanya dua di Provinsi Jambi,” ungkap Ramos.

Ia menjelaskan, lapangan padel lainnya tetap merupakan lapangan padel dan dapat digunakan untuk aktivitas olahraga. Hanya saja, menurut PBPI, terdapat ketentuan dan standar tertentu yang harus dipenuhi apabila lapangan tersebut akan digunakan untuk penyelenggaraan event resmi PBPI.

“Untuk lapangan selain itu memang tidak memiliki standar event resmi PBPI, tetapi mereka tetap lapangan padel,” jelasnya.

Ramos juga menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud memperkeruh hubungan dengan para pemilik lapangan padel di Jambi. Ia menyebut klarifikasi tersebut disampaikan sebagai bentuk hak jawab agar tidak terjadi kesalahpahaman antara PBPI dan pemilik lapangan.

“Ini klarifikasi dari kami, ini hak jawab. Jangan sampai kami PBPI dengan pemilik lapangan padel terjadi bentrok,” katanya.

Menurut Ramos, PBPI Provinsi Jambi juga tidak pernah menyatakan atau meresmikan suatu lapangan sebagai lapangan padel resmi dan tidak resmi. Penilaian yang disampaikan PBPI, kata dia, berkaitan dengan pemenuhan standar yang berlaku untuk penyelenggaraan event resmi PBPI.

“Pernyataan itu yang memiliki standar event resmi PBPI. Kami juga tidak pernah meresmikan lapangan. Lalu di mana kami dapat menyimpulkan ini resmi, ini tidak resmi? Karena lapangan berstandar event PBPI itu ada aturannya. Kami berbicara aturan,” tegas Ramos.

Dengan adanya hak jawab tersebut, PBPI Provinsi Jambi menegaskan bahwa pernyataan sebelumnya perlu dipahami dalam konteks standar lapangan untuk event resmi PBPI, bukan untuk menyatakan bahwa lapangan padel lainnya di Provinsi Jambi tidak layak atau bukan merupakan lapangan padel.(*)