Kabarina – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Jambi. Dr. Abdi Reza Fahlewi Yunus, S.H., M.H. resmi mengakhiri tugasnya sebagai Kajari Kota Jambi dan digantikan Dr. Kamin, S.H., M.H., yang baru dilantik.

Acara yang digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Selasa (18/8/2026), berlangsung khidmat. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Jambi turut hadir, di antaranya Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana, M.K.M., Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., Dandim 0415 Jambi Letkol Inf Putra Negara, S.H., M.H., Sekda Kota Jambi, para kepala OPD, camat dan tamu undangan.

Di hadapan jajaran Forkopimda, Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian Dr. Reza selama memimpin Kejaksaan Negeri Kota Jambi.

Menurut Maulana, hubungan dan kolaborasi antara Pemkot Jambi dengan Kejaksaan Negeri selama kepemimpinan Dr. Reza berjalan sangat baik, terutama dalam mendukung pembangunan Kota Jambi dari aspek hukum.

“Kami keluarga besar Pemerintah Kota Jambi dan Forkopimda melepas Dr. Reza yang telah menyelesaikan tugasnya sebagai Kajari. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian beliau dan selamat menjalankan tugas yang baru di Kejaksaan Agung,” ujar Maulana.

Tak hanya melepas, Maulana juga menyambut hangat kehadiran Dr. Kamin sebagai Kajari Kota Jambi yang baru. Ia menyebut Kamin bukan sosok asing bagi masyarakat Jambi karena merupakan putra daerah dan pernah bertugas di Kejaksaan Tinggi Jambi.

“Selamat datang dan selamat bergabung di Forkopimda. Mari sama-sama kita membangun Kota Jambi, Tanah Pilih Pesako Betuah,” katanya.

Momen pisah sambut semakin menyentuh ketika Dr. Reza menyampaikan kesan dan pesannya selama menjalankan tugas di Jambi.

Ia mengungkapkan, meski menjabat sebagai Kajari Kota Jambi sekitar satu tahun satu bulan, secara keseluruhan dirinya telah menghabiskan waktu lebih dari dua tahun bertugas di Jambi. Sebelum menjadi Kajari, ia dua kali dipercaya menduduki jabatan sebagai asisten di Kejaksaan Tinggi Jambi.

“Kalau ditanya kesan saya, tentu sangat terkesan. Masyarakat Jambi menurut saya masyarakat yang heterogen dan santai. Saya juga sangat senang tinggal di Jambi,” tuturnya.

Namun, pesan terakhir Dr. Reza bukan sekadar ucapan perpisahan. Ia memberikan perhatian khusus terhadap kondisi generasi muda dan mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga anak-anak dari pergaulan yang dapat menyeret mereka ke persoalan hukum.

Ia mengingatkan para orang tua agar tidak abai terhadap aktivitas anak, terutama ketika pulang larut malam.

“Kalau anak-anak pulang lebih dari jam 10 malam, orang tua harus peduli dan menanyakan dari mana. Jangan dibiarkan di luar, nanti penyesalan di ujung yang akan kita hadapi,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga generasi muda merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap anak-anak Jambi yang akan menjadi pemimpin pada 2045 tumbuh sebagai generasi berkualitas dan memiliki masa depan yang baik.

“Harapannya Jambi tetap menjadi kota bahagia dan anak-anak yang akan menjadi pemimpin di Jambi pada tahun 2045 nanti adalah anak-anak yang punya kualitas baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Kota Jambi yang baru, Dr. Kamin, S.H., M.H., menegaskan bahwa dirinya bukan orang baru di Jambi.

Sebelumnya, Kamin pernah bertugas di Kejaksaan Tinggi Jambi sebagai Asisten Pemulihan Aset. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal dalam menjalankan tugas barunya sebagai orang nomor satu di Kejaksaan Negeri Kota Jambi.

Ia mengungkapkan, selama menjalankan tugas pemulihan aset sekitar 10 bulan pada 2024, pihaknya berhasil menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp27 miliar.

Terbaru, pada 10 hingga 14 Agustus 2026, Kejaksaan melaksanakan lelang serentak di seluruh wilayah Jambi dan berhasil memperoleh PNBP sebesar Rp2.285.275.000.

“Alhamdulillah, tanggal 10 sampai 14 Agustus kemarin kami melaksanakan lelang serentak seluruh se-Jambi. Itu memperoleh uang PNBP sebesar Rp2.285.275.000,” ungkap Kamin.

Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan. Pada semester sebelumnya, Jambi disebut berhasil menempati peringkat ketiga.

“Mudah-mudahan bulan depan ini masih bertahan, minimal bertahan,” katanya.

Memasuki tugas barunya sebagai Kajari Kota Jambi, Kamin memastikan tidak akan langsung mengubah arah kebijakan yang telah berjalan. Ia memilih melanjutkan program-program yang telah dirancang dan dijalankan oleh Kajari sebelumnya.

“Selaku Kepala Kejaksaan Negeri Jambi, saya akan meneruskan apa yang sudah diprogramkan atau direncanakan kerja oleh Kajari lama,” tegasnya.

Pergantian kepemimpinan tersebut pun menjadi babak baru bagi Kejaksaan Negeri Kota Jambi. Dr. Reza membawa catatan pengabdian dan pesan bagi generasi muda, sementara Dr. Kamin datang dengan pengalaman serta komitmen melanjutkan kolaborasi penegakan hukum bersama Pemerintah Kota Jambi dan Forkopimda.

Dari Aula Griya Mayang, pesan yang mengemuka bukan hanya tentang pergantian jabatan, tetapi juga harapan agar sinergi penegakan hukum, pembangunan daerah, serta perlindungan generasi muda terus diperkuat demi mewujudkan Kota Jambi yang aman, nyaman dan bahagia.(*)