Kabarina – Riuh tepuk tangan dan semangat para pecinta olahraga mewarnai penutupan Turnamen Piala Gubernur Jambi Padel Cup Merdeka 2026 di Lapangan Padel Kalcer Mayang, Kota Jambi, Jumat malam (21/8/2026).
Turnamen yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung selama tiga hari, sejak 19 hingga 21 Agustus 2026. Kegiatan yang digagas Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi itu diikuti ratusan pasangan dari berbagai kalangan.
Tingginya antusiasme peserta menjadi salah satu gambaran semakin populernya olahraga padel di Provinsi Jambi. Tercatat sebanyak 187 pasangan ambil bagian dalam turnamen perebutan Piala Bergilir Gubernur Jambi tersebut.
Penutupan turnamen dilakukan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris. Dalam kesempatan itu, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian kegiatan, mulai dari panitia, penyelenggara hingga para sponsor.
“Alhamdulillah sukses. Dari awal pembukaan sampai dengan malam hari ini luar biasa. Khususnya sekali lagi para sponsor dan penyelenggara yang luar biasa,” ujar Al Haris.
Menurutnya, geliat olahraga padel di Jambi menunjukkan perkembangan yang positif. Ia berharap olahraga yang semakin digemari masyarakat tersebut tidak hanya berkembang dari sisi prestasi, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depannya olahraga padel ini makin tren, makin disukai masyarakat. Ke depan semakin maju dan bisa mengangkat perekonomian masyarakat,” katanya.
Al Haris kemudian secara resmi menutup Turnamen Piala Gubernur Jambi Padel Cup Merdeka 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi Muzakir mengatakan, pelaksanaan turnamen selama tiga hari berjalan lancar hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
“Alhamdulillah pelaksanaan selama tiga hari, dari tanggal 19, 20, sampai 21, dan hari ini telah selesai dilaksanakan,” ujar Muzakir.
Muzakir menyebut, keberhasilan turnamen tersebut menjadi modal untuk menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin tahunan. Di sisi lain, pembinaan atlet juga akan diperkuat melalui kolaborasi bersama Komunitas Padel Jambi (Kopaja) dan yang lain.
“Insyaallah ini akan kita laksanakan setiap tahunnya. Ada Kopaja, pembinaan Kopaja. Nanti pembinaan-pembinaan lain juga untuk peningkatan kualitas atlet di cabang ini,” jelasnya.
Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel terus menunjukkan peningkatan. Peserta yang mengikuti turnamen pun berasal dari berbagai kelompok usia, menunjukkan bahwa padel mulai diterima secara luas oleh masyarakat.
“Alhamdulillah kita lihat sekarang antusiasme masyarakat itu memang cukup tinggi. Peserta yang mendaftar itu tua-muda. Artinya, minat terhadap kegiatan ini cukup luas,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya Padel Cup Merdeka 2026, semangat pembinaan olahraga padel di Jambi diharapkan tidak ikut berakhir. Turnamen ini menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem padel, meningkatkan kualitas atlet, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup dan aktivitas produktif.
Dari lapangan padel Kalcer di Mayang, semangat kompetisi dan kebersamaan pun menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, sekaligus menandai semakin bergairahnya olahraga padel di Provinsi Jambi.(*)



