Kabarina — Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Jambi semakin terasa. Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH bersama Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, MKM, serta jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi menggelar “Gebyar Mahardika Untukmu Negeriku” di kawasan Jembatan Gentala Arasy, Kota Jambi, Sabtu (15/8/2026) sore.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.000 Bendera Merah Putih dipasang sebagai tahap awal dari target 10.000 bendera yang akan menghiasi Jembatan Gentala Arasy dan sejumlah lokasi lainnya di Kota Jambi.

Gubernur Al Haris bersama Wakil Gubernur Abdullah Sani dan unsur Forkopimda turun langsung memimpin pemasangan bendera. Ribuan Sang Saka Merah Putih nantinya akan dibentangkan secara bertahap di sepanjang ikon Jambi tersebut, menciptakan pemandangan Merah Putih di atas Sungai Batanghari.

Al Haris mengatakan, pemasangan bendera tersebut bukan sekadar memperindah kawasan, tetapi menjadi simbol untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan serta kecintaan masyarakat terhadap Merah Putih.

“Kita hari ini memperingati 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Banyak perjuangan dari para pendahulu kita hingga sampai pada hari ini. Oleh karena itu, kita tidak boleh lengah, kita harus semakin bersemangat,” ujar Al Haris.

Menurutnya, Gebyar Mahardika Untukmu Negeriku merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang sekaligus upaya menggelorakan semangat kemerdekaan di tengah masyarakat.

“Jembatan Gentala Arasy kita penuhi Merah Putih agar setiap yang melintas merasakan getaran 17 Agustus,” katanya.

Al Haris menegaskan, momentum HUT Kemerdekaan harus menjadi pemacu bagi seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda dan aparatur pemerintahan, untuk bersama-sama menjalankan tugas kebangsaan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ini adalah tugas dan tanggung jawab moral kita selaku anak bangsa,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa memaknai kemerdekaan saat ini bukan lagi dengan mengangkat senjata mengusir penjajah, melainkan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan dan kerja nyata.

“Tidak terasa, Indonesia telah merdeka selama 81 tahun. Perjuangan kita sekarang adalah mengatasi kemiskinan, pengangguran, dan memastikan pendidikan yang layak bagi anak-anak kita. Semangat kita harus tetap menyala,” ujar Al Haris.

Ia menyebut pemasangan ribuan bendera tersebut merupakan simbol persatuan, keberagaman dan kecintaan terhadap tanah air.

“Gebyar Mahardika ini hanya simbol untuk kita semua bagaimana kita tetap menjaga Sang Saka Merah Putih. Kita jaga, kita rawat, dan kita jadikan ini simbol kebersamaan, persatuan, keberagaman, dan juga cinta tanah air,” lanjutnya.

Senada, Komandan Korem 042/Garuda Putih (Danrem 042/Gapu) Brigadir Jenderal TNI Nyamin mengatakan, kegiatan tersebut memiliki makna penting dalam menanamkan nasionalisme, khususnya kepada generasi muda.

“Gebyar Mahardika Untukmu Negeriku, pemasangan seribu bendera ini adalah untuk menanamkan rasa nasionalisme pada generasi-generasi kita dalam membangun NKRI ini. Kita sudah sampai di usia 81 tahun. Tantangan kita ke depan adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan ini agar ke depannya kita akan lebih maju lagi,” ujarnya.

Danrem menjelaskan, dari target 10.000 bendera, pemasangan dilakukan secara bertahap. Tahap awal sebanyak 1.000 bendera dipasang di kawasan Jembatan Gentala Arasy, sementara sisanya akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.

“Ini puncaknya. Kita pasang di Jembatan Gentala Arasy ini sebanyak 1.000 bendera terlebih dahulu. Target kita 10.000 bendera, sisanya akan dipasang secara bertahap,” jelasnya.

Selain kegiatan tersebut, Pemprov Jambi juga telah mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat agar turut memasang Bendera Merah Putih di rumah dan lingkungan masing-masing sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kegiatan Gebyar Mahardika Untukmu Negeriku diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme masyarakat Jambi sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mengisi kemerdekaan melalui pembangunan menuju Indonesia Maju 2045.(*)