Kabarina – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat pembangunan berbasis masyarakat melalui Program Kampung Bahagia. Wali Kota Jambi, dr. H. Maulana, M.K.M., secara simbolis menyerahkan barang-barang hibah Program Kampung Bahagia Tahap I kepada masyarakat Kelurahan Paal Merah dalam kegiatan Syukuran dan Penyerahan Barang-Barang Hibah Pokja Bahagia I Tahun 2026 yang berlangsung di RT 23 Kelurahan Paal Merah, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peninjauan Poskamling RT 23 yang akan mewakili daerah pada lomba Poskamling tingkat Mabes Polri. Hadir dalam kesempatan itu Camat Paal Merah Abdul Salim, S.Pd., unsur Forkopimcam, para ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa seluruh hasil pembangunan Program Kampung Bahagia merupakan aset masyarakat yang harus dimanfaatkan dan dipelihara secara bersama.

“Seluruh hasil pembangunan Kampung Bahagia adalah milik masyarakat. Kursi, tenda, sound system hingga berbagai fasilitas lainnya silakan digunakan untuk kepentingan warga, namun harus dijaga dan dirawat bersama,” tegas Maulana.

Ia menjelaskan, Program Kampung Bahagia tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong, kepedulian sosial, serta rasa memiliki di tengah masyarakat. Melalui konsep tersebut, hasil pembangunan tidak menjadi aset pemerintah, melainkan langsung dikelola oleh masyarakat.

Maulana mengungkapkan, jika pada tahun sebelumnya program ini baru menjangkau 67 RT, maka pada tahun 2026 implementasinya telah diperluas hingga mencakup 1.583 RT di seluruh Kota Jambi.

Lebih lanjut, ia memastikan Program Kampung Bahagia akan terus berlanjut dalam lima tahun ke depan. Bahkan, pada tahun mendatang Pemerintah Kota Jambi akan mengembangkan konsep Kampung Wisata di setiap RT sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Setiap RT harus mulai memetakan potensi yang dimiliki, baik kuliner, kerajinan, budaya maupun sejarah. Semua itu bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Maulana, keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera nantinya menjadi peluang besar bagi Kota Jambi untuk menarik lebih banyak wisatawan. Karena itu, kebersihan lingkungan, keamanan, dan kekompakan masyarakat harus terus ditingkatkan agar Kota Jambi semakin kompetitif sebagai daerah tujuan.

Selain itu, Pemkot Jambi juga akan terus memperkuat Program Operator Pengangkut Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) serta memperluas pemasangan CCTV di kawasan permukiman guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

Usai kegiatan, Maulana menyampaikan bahwa sebanyak 18 RT di Kelurahan Paal Merah telah berhasil menuntaskan Program Kampung Bahagia Tahap I. Berbagai fasilitas yang diserahkan kepada masyarakat antara lain perlengkapan tenda, kursi, peralatan prasmanan, gerobak motor, CCTV, pembangunan jalan lingkungan, drainase, hingga sarana pendukung lainnya yang dikerjakan secara bergotong royong.

Ia juga meminta agar pelaksanaan Program Kampung Bahagia Tahap II dapat dipercepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Kalau memungkinkan Agustus sudah berjalan dan September selesai, sehingga November seluruh administrasi dan pertanggungjawaban dapat dituntaskan. Dengan begitu, perputaran ekonomi di tingkat masyarakat juga akan semakin cepat,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Maulana turut memberikan apresiasi kepada Poskamling RT 23 Kelurahan Paal Merah yang berhasil menjadi juara tingkat Polresta dan akan mewakili daerah pada lomba Poskamling tingkat Mabes Polri.

“Mari kita bersama-sama memberikan dukungan dan doa agar Poskamling RT 23 Kelurahan Paal Merah mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional,” pungkasnya.(*)