Kabarina – Persaingan di Open Turnamen Orado Kapolda Cup 2026 semakin memanas. Setiap meja pertandingan menghadirkan duel penuh tensi, menguji kecermatan membaca kartu, kekompakan pasangan, hingga kekuatan mental para peserta. Meski cuaca terik menyelimuti arena pertandingan di Jambi Business Center (JBC), semangat para atlet justru semakin membara demi mengamankan tiket menuju babak 64 besar. Minggu (02/08)
Setelah lebih dahulu memastikan langkah ke babak 64 besar, pasangan senior Panglima Adri–Nopal sukses menjadi pembuka jalan bagi tim mereka. Jejak tersebut kemudian diikuti pasangan Herman–Andi, yang juga berhasil memastikan tempat di babak berikutnya. Tak berhenti di situ, pasangan yang dijuluki tim kuda hitam, Arnold Pardede–Rio Setiadi, turut melengkapi dominasi dengan meraih kemenangan meyakinkan dan memastikan diri lolos ke babak 64 besar.
Penampilan Arnold dan Rio kembali mencuri perhatian. Bermain tenang, disiplin, dan penuh perhitungan, keduanya menunjukkan chemistry yang semakin matang di setiap ronde. Mereka mampu membaca ritme permainan lawan, memanfaatkan setiap celah yang ada, sekaligus menjaga konsistensi hingga pertandingan berakhir.
Julukan sebagai tim kuda hitam kini bukan lagi sekadar predikat. Perlahan namun pasti, Arnold dan Rio membuktikan diri sebagai pasangan yang layak diperhitungkan dalam perebutan gelar juara. Kepercayaan diri, komunikasi yang solid, serta kemampuan mengambil keputusan di momen-momen krusial menjadi modal penting yang membawa mereka melaju ke fase berikutnya.
Keberhasilan Panglima Adri–Nopal dan Herman–Andi lebih dahulu menembus babak 64 besar menjadi motivasi tersendiri bagi Arnold dan Rio. Bagi keduanya, pencapaian para senior tersebut menjadi penyemangat untuk terus berjuang dan membawa nama Jambi berbicara lebih jauh di turnamen bergengsi ini.
Arnold Pardede mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya melangkah ke babak 64 besar. Menurutnya, perjuangan sesungguhnya justru baru akan dimulai.
“Alhamdulillah, kami bersyukur bisa menyusul Bang Panglima Adri, Bang Nopal, serta Bang Herman dan Bang Andi ke babak 64 besar. Kami datang bukan hanya untuk meramaikan turnamen, tetapi membawa tekad memberikan perlawanan kepada siapa pun lawan yang dihadapi. Dukungan dari mentor dan teman-teman menjadi energi besar bagi kami untuk terus melangkah hingga akhir. Insya Allah kami akan berjuang sekuat tenaga demi target juara,” ujar Arnold.
Sementara itu, Rio Setiadi mengaku keberhasilan para senior lolos lebih dahulu menjadi suntikan motivasi yang sangat besar bagi dirinya.
“Saat melihat Bang Panglima Adri, Bang Nopal, Bang Herman, dan Bang Andi memastikan tiket ke babak 64 besar, semangat kami semakin berlipat ganda. Kami semakin yakin bahwa kami juga harus bisa menyusul. Ke depan kami akan bermain lebih fokus, menjaga kekompakan, dan tidak ingin berhenti sampai di sini. Target kami jelas, melangkah sejauh mungkin hingga membawa pulang gelar juara untuk Jambi,” kata Rio.
Lolosnya tiga pasangan dari tim yang sama ke babak 64 besar menjadi sinyal kuat bahwa kekuatan atlet-atlet Jambi patut diperhitungkan dalam persaingan Open Turnamen Orado Kapolda Cup 2026. Perpaduan pengalaman Panglima Adri–Nopal, konsistensi Herman–Andi, serta semangat juang Arnold–Rio menjadi modal besar untuk terus melangkah menghadapi lawan-lawan yang semakin tangguh.
Kini, perhatian tertuju pada babak 64 besar yang dipastikan akan berlangsung lebih ketat. Mampukah Panglima Adri–Nopal, Herman–Andi, dan Arnold–Rio mempertahankan performa terbaik hingga menembus babak final? Jika mampu menjaga konsistensi permainan dan kekompakan, bukan tidak mungkin ketiga pasangan tersebut akan menjadi kandidat kuat peraih gelar juara Open Turnamen Orado Kapolda Cup 2026 dan mengharumkan nama Jambi di ajang bergengsi tersebut.(*)



