Kabarina — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) menggelar Workshop Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) Lingkup Masyarakat di Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026.

 

Mengusung tema “Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kemhan RI membangun sikap mental, karakter, serta kesadaran bela negara masyarakat di tengah dinamika ancaman yang semakin kompleks dan multidimensi.

Dalam sambutannya, Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI Letnan Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos., yang dibacakan Kepala Pusat Bela Negara Bacadnas Kemhan Brigadir Jenderal TNI Parluhutan Marpaung, S.IP., M.Han., menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata menjadi tanggung jawab Kementerian Pertahanan dan TNI.

Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa.

Melalui workshop tersebut, para peserta diharapkan mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai dasar bela negara, kemudian menyebarluaskannya kepada masyarakat serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sesuai bidang dan profesi masing-masing.

“Peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan sekaligus role model dalam mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara di lingkungan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan, Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jambi, dengan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter dan kesadaran bela negara yang kuat.

Penguatan kesadaran tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pembangunan nasional jangka panjang menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045, dengan masyarakat yang memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Turut hadir dalam pembukaan workshop tersebut unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kota Jambi. Sementara peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi profesi hingga komunitas.

Melalui keterlibatan lintas elemen tersebut, workshop diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi mampu mendorong lahirnya gerakan nyata bela negara di tengah masyarakat sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing. (*)