Kabarina – Ketua Dewan Pengawas Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Forkom Ormas-LSM) Provinsi Jambi, Jefri B Pardede, memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap anggota GRIB Jambi dalam menyampaikan aspirasi di muka umum.
Apresiasi tersebut disampaikan Jefri pada Kamis (10/9/2026). Ia menilai aksi unjuk rasa yang dilakukan GRIB Jambi berlangsung secara damai, tertib dan tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.
Menurut Jefri, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Karena itu, aspirasi masyarakat perlu diberikan ruang untuk disampaikan secara terbuka, namun tetap dengan mengedepankan ketertiban dan tanggung jawab.
Ia menilai sikap peserta aksi GRIB Jambi yang mampu menjaga ketertiban menjadi gambaran bahwa organisasi kemasyarakatan di Jambi dapat menjalankan fungsi sosialnya secara dewasa.
“Penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan tertib tentu patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan dengan baik ketika semua pihak mampu menjaga ketertiban,” ujar Jefri.
Menurutnya, substansi tuntutan yang disampaikan dalam aksi juga menjadi bagian penting dari proses demokrasi. Aspirasi yang jelas, disampaikan secara santun dan bertanggung jawab akan lebih mudah dipahami oleh pihak-pihak yang menjadi tujuan penyampaian aspirasi.
Jefri menegaskan, kebebasan menyampaikan pendapat harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak masyarakat lainnya. Dengan demikian, aksi penyampaian aspirasi tidak sampai mengganggu kepentingan umum.
Selain memberikan apresiasi kepada peserta aksi, Jefri juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran aparat keamanan yang telah melakukan pengawalan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, kepolisian bersama unsur pengamanan lainnya telah menunjukkan sikap sigap dalam mengawal jalannya aksi sejak awal hingga selesai.
“Sinergi antara peserta aksi dan aparat keamanan sangat penting. Ketika massa tertib dan aparat mengawal dengan pendekatan yang humanis, situasi di lapangan dapat tetap aman dan kondusif,” katanya.
Jefri menilai kondisi tersebut menjadi contoh positif bagi pelaksanaan kegiatan penyampaian aspirasi di Provinsi Jambi ke depan.
Ia berharap komunikasi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat keamanan terus dibangun dan dipelihara. Menurutnya, komunikasi menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman di lapangan.
“Yang kita harapkan adalah suasana yang tetap harmonis. Aspirasi boleh disampaikan dengan tegas, tetapi tetap harus damai, tertib, bertanggung jawab dan menghormati hak orang lain,” tegasnya.
Jefri juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Provinsi Jambi menjadikan ruang demokrasi sebagai tempat menyampaikan gagasan dan kepentingan masyarakat secara konstruktif.
Ia meyakini, semakin dewasa masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, semakin kuat pula iklim demokrasi dan stabilitas sosial di daerah.
“Ini menjadi teladan positif. Aspirasi tetap tersampaikan, ketertiban tetap terjaga dan masyarakat tidak dirugikan. Pola seperti inilah yang perlu terus dipertahankan,” pungkas Jefri. (*)



