Kabarina – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. menerima audiensi jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI Provinsi Jambi, Senin (21/9/2026) pagi.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Jambi tersebut membahas persiapan kunjungan kerja Menteri HAM RI ke Provinsi Jambi, sekaligus agenda penguatan kapasitas HAM yang akan melibatkan ribuan mahasiswa.

Dalam audiensi itu, Gubernur Al Haris didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Provinsi Jambi Arief Munandar, Plt. Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jambi M. Ali Zaini, serta Kepala Biro Umum Setda Provinsi Jambi Muhammad Harir Khodari.

Sementara itu, dari Kanwil Kementerian HAM Jambi hadir Kepala Kanwil Sukiman, Kabid Instrumen dan Penguatan HAM IDT Noviayanti, serta Kabag Tata Usaha dan Umum Desman Lega.

Kepala Kanwil Kementerian HAM Jambi Sukiman menjelaskan, audiensi tersebut menjadi bagian dari koordinasi awal untuk mematangkan pelaksanaan kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Oktober 2026 mendatang.

Agenda tersebut direncanakan melibatkan sekitar 2.500 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi. Menteri Hak Asasi Manusia RI juga dijadwalkan hadir langsung sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Menurut Sukiman, dukungan Pemerintah Provinsi Jambi diperlukan untuk memastikan rangkaian kunjungan kerja Menteri HAM RI dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan yang menyasar generasi muda tersebut.

“Kami memohon perkenan Bapak Gubernur untuk mendukung dan memfasilitasi rangkaian kunjungan kerja Bapak Menteri HAM di Provinsi Jambi, terutama kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi mahasiswa di UIN STS Jambi,” ujar Sukiman.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Al Haris menyambut positif rencana kunjungan Menteri HAM RI ke Provinsi Jambi. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi siap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Al Haris menilai penguatan pemahaman mengenai hak asasi manusia di kalangan mahasiswa memiliki arti penting, terutama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan kepedulian terhadap kehidupan sosial.

“Pemprov Jambi siap mendukung penuh. Kegiatan yang melibatkan ribuan mahasiswa ini sangat positif. Kita ingin mahasiswa Jambi tidak hanya cerdas akademik, tapi juga memiliki kesadaran akan hak asasi manusia, saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ujar Gubernur Al Haris.

Kunjungan Menteri HAM RI tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pemahaman generasi muda mengenai nilai-nilai hak asasi manusia sekaligus memperkuat budaya hukum, toleransi dan penghormatan terhadap sesama di lingkungan pendidikan.

Dengan melibatkan sekitar 2.500 mahasiswa, kegiatan di UIN STS Jambi nantinya diharapkan dapat menjadi ruang dialog dan pembelajaran yang mendorong mahasiswa semakin memahami pentingnya penghormatan terhadap HAM dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.(*)